Cara Menjual Di Media Sosial : Twitter

10.24 0 Comments



Banyak pemilik usaha kecil yang memahami bagaimana Facebook dan cocok untuk bisnis, namun mengalami kesulitan mengambil kesimpulan yang sama ketika datang ke Twitter.

Menurut sebuah laporan dari GlobalWebIndex, sebuah perusahaan analisis, user Twitter bertambah lebih dari 288 juta orang pada tahun 2012, sehingga menjadi jejaring sosial yang tumbuh paling cepat, melebihi Facebook, Pinterest, dan Google+.

Artikel ini membahas tentang Twitter dan cara menjual di media sosial beserta enam praktek yang efektif untuk menggunakannya.

Berikut adalah alasan mengapa twitter menjadi tools simpel yang handal :

Community building. Buat komunitas yang kuat dari followers yang akan membantu meningkatkan brand awareness, visibilitas, dan engagement untuk bisnis Anda.
Relasi dengan media, memberikan updates info, event, ide, dan cerita-cerita yang relevan dan membuat audience Anda tertarik.
Hubungan pelanggan. Gunakan Twitter untuk terlibat dengan pelanggan yang mungkin memiliki pertanyaan atau masalah;
Promosi Event. Twitter dapat mendorong banyak orang untuk hadir dalam acara Anda atau acara di mana Anda mengambil bagian.
Special alerts. Memberikan “alert” kepada pelanggan untuk produk baru, penjualan khusus dan penawaran eksklusif.
Branding dan awareness. Gunakan Twitter untuk meningkatkan awareness tentang bisnis Anda dan produk-produk Anda.
Membangun pengaruh/influence. Berbagi informasi ke followers Anda value dan mereka akan melihat Anda sebagai sumber informasi yang penting.
6 Cara Efektif Merchant / Toko Online Menggunakan Twitter

1. Kaitkan dengan tujuan strategi marketing Anda yang spesifik

Seperti jaringan sosial lainnya, Twitter Anda harus mengikuti tujuan marketing yang spesifik. Misalnya, jika peningkatan penjualan adalah tujuan, luncurkanlah kampanye Twitter menggunakan URL yang unik, dan call-to-action dengan fokus men-drive penjualan.

Jika tujuannya adalah untuk meningkatkan layanan pelanggan, buatlah akun Twitter khusus bagi pelanggan untuk mengajukan pertanyaan, contoh seperti : Comcast (@ comcastcares), Zappos (@ zappos_service) dan Ford (@FordCustService).

2. Gunakan hashtags untuk menemukan percakapan

Gunakan hashtags – keyword # – untuk event, topik, merek, produk, campaign khusus, dan promosi penjualan (atau apa saja yang Anda pilih) untuk menemukan dan melacak percakapan di Twitter.

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan hashtags:

Tentukan alasan spesifik untuk menggunakan hashtag;
Jangan terlalu sering menggunakan hashtags – 1 atau 2 per tweet
Jauhkan hashtags singkat untuk menggunakan karakter yang lebih sedikit;
Promosikan hashtag baik online dan offline;
Integrasikanlah hashtags dalam sebuah kalimat daripada hanya menambahkan mereka ke tweet.


3. Buatlah penjadwalan Tweet

Gunakan aplikasi manajemen media sosial seperti HootSuite atau Buffer untuk membuat serangkaian tweets dan jadwalkan tweet tersebut untuk posting berbagai waktu sepanjang minggu. Hal ini membantu menjaga pesan Twitter pada target dan account Anda aktif.

Tweet tersebut dapat mencakup tips, informasi tentang industri Anda, produk rekomendasi, kutipan inspirasional, dan link ke website yang relevan. Kuncinya adalah untuk menambahkan value kepada pengikut Anda. Tweet yang dijadwalkan dapat diselingi dengan real-time tweet.

Sangat penting untuk membangun pola konsistensi dengan strategi tweet Anda dan pastikan Anda melakukan penjadwalan.

4. Memonitor kata kunci yang relevan

Salah satu cara terbaik untuk menggunakan Twitter adalah untuk memantau percakapan tentang merek Anda, produk, industri, dan persaingan. Berikut 2 hal tsb :

Mendefinisikan satu set kata kunci. Cari nama bisnis Anda, nama akun twitter, nama produk, industry terms, dan nama competitors, nama akun twitter kompetitor Anda, dan produknya.
Buatlah jadwal. Monitoring twitter bekerja paling baik bila Anda mengatur jadwal. Luangkan beberapa menit – untuk harian atau mingguan – untuk mencari kata kunci Anda dan melihat apa yang orang bicarakan.
Jika Anda share link di Twitter dan menggunakan URL shortener bit.ly, Anda dapat menyalin link ke browser Anda dan menambahkan “+” pada akhir URL untuk melakukan tracing berapa banyak orang mengklik dan jenis percakapan yang dihasilkan.

5. Tumbuhkan jumlah follower Anda

Lakukanlah secara konsisten untuk membuat komunitas followers yang relevan. Hal ini dapat mencakup pelanggan saat ini dan calon pelanggan, vendor dan pemasok produk, karyawan, atau siapa saja yang telah menyatakan minat pada apa yang Anda jual.

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan followers adalah mengikuti orang lain terlebih dahulu. Mention mereka dan retweet konten mereka untuk mendapatkan perhatian mereka. Juga, ikuti dan proaktif terlibat ketika mereka menyebutkan atau me retweet Anda.

6. Gunakan alat yang tepat

Anda dapat menggunakan Twitter secara langsung, tanpa tools lain. Namun, jauh lebih baik untuk menggunakan alat manajemen seperti HootSuite, TweetDeck, atau SproutSocial.

Tidak hanya perangkat ini memungkinkan Anda untuk terlibat melalui Twitter, tetapi alat tersebut juga memungkinkan Anda untuk menambahkan account di jejaring sosial lain. Beberapa menyediakan analisis rinci mengenai kegiatan sosial Anda dan keterlibatan media.

Sumber :

http://jarvis-store.com/artikel/cara-menjual-di-media-sosial-cara-menggunakan-twitter-untuk-toko-online

syaffiera wiraputri

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 komentar: